31 August 2015

Low Budget Trip to Maldives - Day 5-6 (Last)

19 Agustus 2015, Pagi yang cerah dan matahari tampak sedikit samar-samar di balik awan (kenapa kemarin-kemarin tidak cerah seperti ini, hikz).. Kami bangun jam 6 pagi untuk bersih-bersih dan sarapan lebih pagi agar perut tidak terisi penuh saat naik speed boat.. Dikarenakan makan pagi baru dihidangkan pukul 7 pagi, maka jika ingin sarapan lebih awal, harus melakukan special request ke Staff penginapan.. Kami sudah menginformasikan ke Mr. Ali bahwa kami akan berangkat menggunakan speed boat jam 8 pagi dan mohon untuk dihidangkan sarapan jam stengah 7 pagi. Sarapan yang disediakan adalah 4 slices roti panggang, 2 telur mata sapi, 2 potong sosis dan segelas jus jeruk.. Selesai sarapan, kami sempat berfoto bersama Martin dan Santi (kalau tidak salah nama nya) dan juga Mr. Ali. 

Foto Bersama Martin, Santi, dan Mr. Ali

Martin dan Santi lebih dahulu check out jam 7.15 karena mereka harus ke Male sebagai destinasi honeymoon berikut nya setelah Maafushi Island dan mereka menggunakan Public Ferry yang berangkat dari terminal ferry pukul 7.30 pagi (lama perjalanan dari Maafushi Island ke Male City adalah 90 menit menggunakan public ferry).. Kami pun menunggu di kamar hingga pukul 7.45 sebelum berangkat ke ferry terminal..

Staff Ocean Vista mengangkut tas kami ke Terminal Ferry

Salah seorang staff Ocean Vista Guest House membantu kami untuk membawakan tas ke terminal ferry... Jalan nya benar-benar kayak kereta saja, cepat sekali.. Dia pun menemani kami di terminal ferry hingga speed boat kami datang, karena katanya dia akan bantu untuk mengangkat tas kami ke speed boat.. Benar-benar sudah seperti service hotel bintang 5 saja.. Karena keramahan nya, saya pun memberikan uang tips sebesar USD 10 kepada nya ketika speed boat datang dan staff tersebut mengangkat tas kami ke dalam speed boat.. Sayang saya lupa menanyakan nama nya... Lama perjalanan ke Ibrahim Nasir Airport dari Maafushi Island adalah 35 menit menggunakan speed boat.. Namun dikarenakan ada tamu yang mampir terlebih dahulu di Aadaran Resort dengan menggunakan speed boat yang sama, maka waktu tempuh telat 5 menit.. Namun tidak masalah mengingat pesawat kami masih jam 12.10..

Sesampai nya di airport, kami memutuskan untuk membeli Burger di Burger King yang berlokasi di luar terminal keberangkatan internasional untuk dibawa makan ke dalam pesawat.. Lumayan mahal juga untuk burger only seharga USD 7.. Kami memesan 2 Extra Long Chicken dan 1 BK Single BBQ Grilled Onion.. Selesai beli kami masuk dan siap-siap untuk check in.. Siap proses check in kami pun menuju ke dalam ruang tunggu.. Ternyata di ruang tunggu terminal juga ada Dome Restaurant, Burger King Restaurant, dan  Coffee Club Restaurant (tadinya kirain Coffee Bean, soalnya logo nya mirip-mirip).. Tau begitu beli nya di dalam saja, hehehe... 

Di ruang tunggu ini juga ada duty free, namun tidak ada yang menarik.. Kebanyakan produk-product yang dijual adalah product import dari Bangkok, Indonesia (kain sarung), dan bumbu-bumbu masak dari India.. Yang menarik minat saya di Duty Free ini adalah 1 photo frame seharga USD 23 yang saya pikir lumayan buat kenang-kenangan dari Maldives..

Saat tunggu pesawat datang perut sudah agak laper, mungkin kena angin di speed boat.. Jadi nya burger king yang tadi nya dibeli untuk dimakan di pesawat, kami putuskan untuk di makan saja, lol.. Untuk makanan di bawa ke dalam pesawat, kami pun akhirnya memutuskan untuk membeli di Coffee Club Restaurant, salah satu restoran franchise dari Australia.. Kami membeli 1 porsi tom yum seafood fried rice dan 1 porsi pad thai seafood untuk take away ke pesawat... Lagi-lagi nasi goreng, hehehe... Memang menu andalan di saat menu lain nya aneh-aneh dan tidak menarik.. 

Stengah 12 siang kami pun sudah di persilahkan boarding ke pesawat dan karena lelah kami pun tertidur dan sempat bangun jam 3.30 siang untuk makan lagi.. Sebagai tips, bawalah selalu botol minum jika travelling.. Bandara Internasional biasanya menyediakan tempat minum gratis di ruang tunggu dan kita bisa isi botol minum kita dengan air untuk dibawa ke pesawat.. Jelas penghematan sih bagi budget traveller.. Terkecuali bagi yang merasa kebersihan kurang, mungkin lebih memilih membeli mineral water di pesawat.. Jam 4.40 waktu Maldives atau sekitar jam 7.40 waktu Singapore, pesawat mendarat.. Kami pun bergegas menuju imigrasi untuk cap pasport dan kembali check in.. Namun ternyata belum dapat check in untuk pesawat besok pagi ke Jakarta dan disarankan untuk kembali jam 11 malam.. Kami pun menunggu hingga jam 11 malam dan check in kemudian segera masuk menuju transit area untuk mencari spot yang nyaman untuk tidur.. 

20 Agustus 2015, Kami berbersih diri dan kemudian sarapan di food court lantai 3 transit area.. Biaya untuk sarapan di food court ini untuk 3 mangkuk mie adalah SGD 16,5.. Kami juga ada membeli Subway 6" untuk dibawa ke Jakarta sebagai menu makan siang kami dan total pengeluaran untuk Subway adalah SGD 35.. Selesai beli kami menuju ruang tunggu dan tidak lama kemudian pesawat tiba dan kami dipersilahkan masuk ke pesawat.. Jam 9.15 pesawat kami mendarat di Jakarta.. Welcome home...

Tidak terasa perjalanan terasa singkat.. Baru serasa kemarin tiba disini, dan sudah harus kembali lagi ke tanah air, kembali ke realita... Walaupun cukup melelahkan, namun worthed bagi kami... Jika diberi umur panjang dan rejeki, kami pasti akan kembali ke Maldives..



No comments:

Post a Comment